Kamis, 24 Oktober 2013

Tak Terucap Namun mustajab

DOA MERUPAKAN PROYEKSI PERBUATAN KITA,
AMAL KEBAIKAN KITA PADA SESAMA MENJADI DOA
TAK TERUCAP YANG MUSTAJAB.

     Kalimat sederhana ini merupakan kata kunci memahami misteri kekuatan doadoa adalah seumpama cermin !! Doa kita akan terkabul atau tidak  tergantung dari amal kebaikan yang pernah kita lakukan terhadap sesama. Dengan kata lain terkabul atau gagalnya doa-doa kita merupakan cerminan akan amal kebaikan yang pernah kita lakukan pada orang lain. Jika kita secara sadar atau tidak sering mencelakai orang lain maka doa mohon keselamatan akan sia-sia. Sebaliknya, orang yang selalu menolong dan membantu sesama, kebaikannya sudah menjadi “doa” sepanjang waktu, hidupnya selalu mendapat kemudahan dan mendapat keselamatan. Kita gemar dan ikhlas mendermakan harta kita untuk membantu orang-orang yang memang tepat untuk dibantu. Selanjutnya cermati apa yang akan terjadi pada diri kita, rejeki seperti tidak ada habisnya! Semakin banyak beramal, akan semakin banyak pula rejeki kita. Bahkan sebelum kita mengucap doa, Tuhan sudah memenuhi apa-apa yang kita harapkan. Itulah pertanda, bahwa perbuatan dan amal kebaikan kita pada sesama, akan menjadi doa yang tak terucap, tetapi sungguh yang mustajab.  Ibarat sakti tanpa kesaktian. Kita berbuat baik pada orang lain, sesungguhnya perbuatan itu seperti doa untuk kita sendiri.
Dalam tradisi spiritual Jawa terdapat suatu rumus misalnya :
1. Siapa gemar membantu dan menolong orang lain, maka ia akan  selalu mendapatkan kemudahan.
2. Siapa yang memiliki sikap welas asih pada sesama, maka ia akan disayang sesama pula.
3. Siapa suka mencelakai sesama, maka hidupnya akan celaka.
4. Siapa suka meremehkan sesama maka ia akan diremehkan banyak orang.
5. Siapa gemar mencaci dan mengolok orang lain, maka ia akan menjadi orang hina.
6. Siapa yang gemar menyalahkan orang lain, sesungguhnya ialah orang lemah.
7. Siapa menanam “pohon” kebaikan maka ia akan menuai buah kebaikan itu.
Semua itu merupakan contoh kecil, bahwa perbuatan yang kita lakukan merupakan doa untuk kita sendiri. Doa ibarat cermin, yang akan menampakkan gambaran asli atas apa yang kita lakukan. Sering kita saksikan orang-orang yang memiliki kekuatan dalam berdoa,  dan kekuatan itu terletak pada konsistensi dalam perbuatannya. Selain itu, kekuatan doa ada pada ketulusan kita sendiri. Sekali lagi ketulusan ini berkaitan erat dengan sikap netral dalam doa, artinya kita tidak menyetir atau mendikte Tuhan.

Berikut ini merupakan “rumus” agar supaya kita lebih cermat dalam mengevaluasi diri kita sendiri;
  1. Jangan pernah berharap-harap kita menerima (anugrah), apabila kita enggan dalam memberi.
  2. Jangan pernah berharap-harap akan selamat, apabila kita sering membuat orang lain celaka.
  3. Jangan pernah berharap-harap mendapat limpahan harta, apabila kita kurang peduli terhadap sesama.
  4. Jangan pernah berharap-harap mendapat keuntungan besar, apabila kita selalu menghitung untung rugi dalam bersedekah.
  5. Jangan pernah berharap-harap meraih hidup mulia, apabila kita gemar menghina sesama.
Lima “rumus” di atas hanya sebagian contoh. Silahkan para pembaca yang budiman mengidentifikasi sendiri rumus-rumus selanjutnya, yang tentunya tiada terbatas jumlahnya.

Resume
Doa akan memiliki kekuatan (mustajab), asalkan kita mampu memadukan empat unsur di atas yakni : hati, ucapan, pikiran, dan perbuatan nyata. Dengan syarat perbuatan kita tidak bertentangan dengan isi doa. Di lain sisi amal kebaikan yang kita lakukan pada sesama akan menjadi doa mustajab sepanjang waktu, hanya jika, kita melakukannya dengan ketulusan. Setingkat dengan ketulusan kita di pagi hari saat “membuang ampas makanan” tak berarti.

Sedulur Papat Five Pancer in the Islamic views

after telling me in campusjavanese about sedulur papat campusjavanese will now explain what the heck is kaedah of sadulur papat when compared with the religion of Islam . The papat sedulur actually the angel - an angel that is in the religion of Islam . already curious ? please read the following article to completion .

After Islam came Java beliefs about the four brothers combined with 4 angels in the Islamic world is Gabriel, Michael , Isrofil , Ijro'il . And by certain Sufi teachings align with the nature of lust ke'empat namely : Lust Anger , Lawwamah , Sufiah and Mutmainah .

First Jibril or Gabriel in Hebrew means god hero function is to disseminate information , in Islam is known as a transmitter of revelation to the prophets . In Islam the concept of Java Jibril positioned on the spiritual power of the membranes . There is the view that after the death of the Prophet Muhammad Jibril automatic idle because was he who received the final revelation .

But not so in view of Java , accompanied Jibrilnya everyone . Essentially there is only one in the universe Gabriel but no light is emitted in every self . Ruh tidah like never expressed in the plural in the Quran . But every self gets puffs spirit of god and soul into the A , the B, the C Etc. .. but reflected on a mirror so seolah2 setiapm each mirror contains Ruh , and the man is actually a mirror of the self . each to receive the overflow of the overflow cahayanya.Diantara light is Gabriel who brought every person .

Gabriel will lead people to the beaten path , which had cleared him , clean the mirror , cleanse his heart . Gabriel was the one who adds to the firm and thick that one's faith . Java in the repertoire alongside Gabriel true Master , side by side with private self .

Gabriel was not able to Sidratul mengantarka Prophet himself Muntaha in Mij'raj he also told when Gabriel appeared to the apostles always presented to the other precious angels that accompanied Michael isrofil Ijroil .

Clear that when wrapping kahadiran fetal membranes was accompanied saudara2nya others . Judging from the keddudukannya earliest exit then called a brother or Kakang ( older brother ) baby. once the baby is born then it 's done amniotic physical tasks . but the spiritual amniotic exsistensi she keep the baby and lead to the end .

the extension was created after the angel Gabriel Michael . Umbilical Cord Blood and no sooner than the membrane that encloses the fetus at the uterus ( cervix )

Two to Angel Israfil . According to the hadith the angel Israfil was created after the creation of the Throne ( Throne of God ) is referred to as an angel grappler universe , he blew the trumpet Destruction And Power . He described looked up to see the schedule at the end of the world that there is Lawh Al- Mahfuz .



Israfil in sepadankan with the placenta , afterbirth or placenta , placentas are overarching objectives of the fetus to the place it was he who gave distribute food security and comfort of the fetus with the placenta in fetal life lasts .
Exsistensi Ari - ari is paralleled by an angel Israfil In fetuses born , Ari - ari accepted as a younger brother ( sister ) .

Although his body was no longer the placenta still provide protection for humans after birth . Existence of the angel Israfil created in advance of the angels Michael and Gabriel As. Israfil is believed to be Pelita Hearts For humans to keep her light , That is why most evil humans there are glimmers of light in his heart remains there its goodness if only for dust ...

The third is the Angel Michael , One of the princes of the angels are angels .. Michael is an angel duties Maintain Life . In a hadith narrated that the angel Michael the task of maintaining the growth of trees , also Human Animal life .. It was he who set up the wind and rain and split the fortune to all creatures .

At papat sedulur concept that has been adjusted with the teachings of Islam , Umbilical Cord Blood is Locus , a place holder for the angel Michael he is a lifeline for life manusia.Zat nutrients , oxygen and substances that need to be disposed of so as not to poison the fetus fetus . Subhanallah .. He had arranged a human life in the womb through angels angels .



Michael is viewed as the Javanese people who give you food, clothing and shelter , if a person invoking the protection god then Michael would keep the law to protect it .



Fourth is the Angel Ijroil . Angel of Death is believed to be responsible for the death . Human presence is greatly feared .. If death has arrived then he would humans Mercy Me timely manner .

In the concept of the Angel of Death sedulur papat Human brother turns himself instead of someone else , and he would not violate his duty if a person has not reached his end he will not mewafatkannya .. He is present to alleviate human suffering , to protect certainly true brothers are always concerned when on the right . Imagine if the man can not die but suffer life .. ? what is not torture .. ? imagine if there are people who want to die aja hard not to play .. Nauzubillah ..

Ijroil referred to as the power of God that resides in the Blood , In daily life Ijroil duty to keep a pure heart , if the heart awake sanctity of life then fear of suffering and death will be no more .

If death had reached the other angels Ijroil organize , organize your other brother to end his life . Permana which gives strength to the soul lifted out of the body , so the body can no longer be controlled by the soul . Ruh our subsistence off .. body became limp and helpless shellac is a common form of death for man .. loh kok .. so yaa ? Well that is not common yaaa .. The True Self when man is capable of leading the brothers to release the human spirit to nature Invisibility . Thus people have mempu properly for death , he tells his relatives and when death will come .

All this magic you 've become one with our body , when in the womb on their own form. but when the baby is born there is only one manifestation . Four sisters remain with us in the form of Spirit and The Invisible .



There is a quote verse in the Quran that need to see .
" In Kullu nafsin lamma alayha hafizh " > ' Every self is necessarily a guard ' or ' wa huwa al - Qahir fawq iba'dih alaykum wa Yusril hafazhah idza hatta al - mawt ja'a ahadakum tawaffathu rusuluna wahum la yufarrithun " > ' he who authority over his household . And he sent it to you - guard guard to protect you . If someone 's time to die , then our delegates was mewafatkannya no wrong "

Symbolization Sedulur Papat Limo Pancer in Puppets
Semar as Sapta Arga descent pamomong not alone . He was accompanied by his three children , namely ; Gareng , Petruk , Bagong . The fourth man named Panakawan . Can be seen , almost at every shadow puppet performances prototype , will appear a knight Saptaarga descent followed by Semar , Gareng , Petruk , Bagong . Dipagelarkan story whatever , into five figures occupy an important position . They story begins from a monastery or hermitage Saptaarga other . After obtaining a wide range of knowledge and advices from the Begawan , they went down the mountain to the science that has been obtained , by doing penance ngrame . ( help with no strings attached ) .

It is said , the trip to the four knights and his servant entered the forest . This illustrates that the knights began to enter the field of life who have never known , dark , full of shrubs , many wild animals , evil creatures who are ready to block it , even if negligent could threaten his life . But in the end the Knights , Semar , Gareng , Petruk , Bagong managed to pluck victory by defeating giant herd , so it worked out forest safely . Outside the forest , obstacles still facing , always threatening danger . Thanks Semar and his sons , the Knights can get rid of all obstacles and successfully completed his task safely .

Why is the role of Semar and his sons, to determine the success of a life ? Semar is a picture of a participating organization of the divine in human life proceeds . To further clarify the role of Semar , the Semar comes with three other figures . To four panakawan is a symbol of creativity, taste , intention and work . Semar has a prominent feature of the white tuft . White tuft on the head as a symbol of the mind , a clear idea or copyrights . Gareng have prominent features that kero -eyed , handed legged throbbing pain and limping . Into three physical disabilities symbolize taste . Squint eyes , is a sense of awareness , a sense of precision hand is throbbing pain and limping legs is a sense of prudence . Petruk is a symbol of the will , desire , intention is depicted in her hands . When actuated , the arms like two people who work well together . Hand pointing forward , choose what you want, hands clutched behind what has been selected . While the work of Bagong symbolized by the two hands of the fifth finger wide open , meaning that is always willing to work hard .

Copyright , taste , Karsa and the work is a unity that can not be separated . Creativity, taste , intention and the work is in an area called the personal or human identity , symbolized Knight figures .
Picture of the ideal man is a picture of the whole human person , where creativity, taste , intention and the work can occupy their functions harmoniously , to then walk over to the lofty ideals . It thus becomes clear that between the Knights and panakawan significant relationship . Knight character will succeed in life and achieve the ideals if constituted a clear mind ( copyright ) , sincere heart ( feeling ) , will , determination ( intention ) and willing to work hard ( work ) .
Knight and his servant symbolize four , similar to the ' ngelmu ' sedulur papat five pancer . Sedulur papat is panakawan , five pancer is ksatriya .

Sedulur Papat Lima Pancer dalam Pandangan Islam

setelah sebelumnya saya di dalam campusjavanese menceritakan tentang sedulur papat kini campusjavanese akan memaparkan apa sih kaedah dari sadulur papat tersebut jika di sandingkan dengan agama islam. sebenarnya sedulur papat tersebut sama dengan malaikat - malaikat yang ada di agama islam. sudah penasarankah? silahkan baca artikel di bawah ini sampai tuntas.

Setelah Islam masuk Pulau Jawa kepercayaan tentang saudara empat ini dipadukan dengan 4 malaikat di dunia Islam yaitu Jibril, Mikail , Isrofil, Ijro'il. Dan oleh ajaran sufi tertentu di sejajarkan dengan ke'empat sifat nafsu yaitu: Nafsu Amarah, Lawwamah, Sufiah dan Mutmainah.

Pertama Jibril atau dalam bahasa ibrani Gabriel artinya pahlawan tuhan fungsinya adalah penyampai informasi, didalam islam dikenal sebagai penyampai wahyu pada para nabi. Dalam konsep islam Jawa Jibril diposisikan pada kekuatan spiritual pada KETUBAN. Ada pandangan yang menyatakan setelah Nabi Muhammad wafat maka otomatis Jibril menganggur karena beliaulah orang yang menerima wahyu terakhir.

Tapi tidak demikian dalam pandangan Jawa, setiap orang di sertai Jibrilnya. Hakikatnya hanya ada satu Jibril di alam raya ini tapi pancaran cahayanya ada dalam setiap diri. seperti Ruh tidah pernah dinyatakan dalam bentuk jamak didalam Al-Quran. Tetapi setiap diri mendapat tiupan ruh dari tuhan dan ruh tersebut menjadi si A, si B, si C Dst.. satu tetapi terpantul pada setiap cermin sehingga seolah2 setiapm cermin mengandung Ruh, dan manusia sebenarnya adalah cermin bagi sang diri. setiap diri menerima limpahan cahayanya.Diantara limpahan cahayanya adalah Jibril yang menuntun setiap orang.

Jibril akan menuntun manusia kejalan yang benar, yang telah membersihkan dirinya, membersihkan cerminnya, membersihkan hatinya. Jibril lah yang menambah daya agar teguh dan tebal keimanan seseorang. dalam khasanah jawa Jibril berdampingan dengan Guru sejati, bersanding dengan diri Pribadi.

Jibril tidak mampu mengantarka diri Nabi ke Sidratul Muntaha dalam Mij'raj beliau juga diceritakan ketika Jibril menampakan diri kehadapan rasul selalu ditemani malaikat mulia lainnya yaitu Mikail isrofil Ijroil.

Jelas kiranya bahwa kahadiran ketuban ketika membungkus janin ternyata disertai saudara2nya yang lain. Ditinjau dari keddudukannya yang keluar paling awal maka disebut sebagai kakak atau kakang (saudara tua ) si bayi. begitu bayi lahir maka selesailah sudah tugas ketuban secara fisik. tetapi exsistensi ketuban secara ruhaniah ia tetap menjaga dan membimbing bayi tersebut sampai akhir hayat.

secara extensi Jibril diciptakan setelah malaikat Mikail. dan Tali Pusar ada lebih dulu dari pada selaput yang membungkus janin di pintu rahim (cervix)

Ke Dua Malaikat Israfil. Menurut hadis malaikat Israfil diciptakan setelah penciptaan Arsy ( Singgasana Tuhan ) disebut sebagai malaikat penggenggam alam semesta, ia meniup Terompet Pemusnahan Dan Pembangkitan. Ia digambarkan menengadah ke atas untuk melihat jadwal kiamat yang ada di Lawh Al Mahfuzh.



Israfil di sepadankan dengan ari-ari, tembuni atau Placenta, Ari-Ari adalah yang memayungi sang janin sampai ketempat tujuan dialah yang memberikan keamanan menyalurkan makanan dan kenyamanan pada janin dengan ari-ari ini kehidupan berlangsung dalam janin.
Exsistensi Ari-ari ini disejajarkan dengan malaikat Israfil Dalam kelahiran janin, Ari-ari diterima sebagai saudara muda (adik).

Meskipun jasadnya telah tak ada lagi ari-ari tetap memberikan perlindungan bagi manusia setelah dilahirkan. Dari sisi keberadaanya malaikat Israfil dicipta terlebih dahulu dari pada malaikat Mikail dan Jibril As. Israfil diyakini sebagai Pelita Hati Bagi manusia agar hatinya tetap terang, Itulah sebabnya sejahat-jahatnya manusia masih ada secercah cahaya dalam hatinya tetap ada kebaikan yang dimilikinya meski hanya sebesar debu...

Yang ketiga adalah Malaikat Mikail, Salah satu malaikat yang menjadi pembesar para malaikat.. Tugas malaikat Mikail adalah Memelihara Kehidupan. Dalam hadis diceritakan bahwa malaikat Mikail mengemban tugas memelihara pertumbuhan pepohonan, kehidupan Hewan juga Manusia.. Dialah yang mengatur angin dan hujan dan membagi rejeki pada seluruh mahluk.

Pada konsep sedulur papat yang sudah di sesuaikan dengan ajaran Islam, Tali Pusar merupakan Lokus, tempat dudukan bagi malaikat Mikail dia merupakan tali penghubung bagi kehidupan manusia.Zat zat makanan, Oksigen dan Zat yang perlu dibuang dari tubuh janin agar tidak meracuni tubuh janin. Subhanallah.. Dia telah mengatur kehidupan manusia dalam rahim melalui malaikat malaikatnya.



Mikail dipandang orang jawa sebagai saudara yang memberikan sandang, pangan dan papan, Jika seseorang memohon perlindungan tuhan maka Mikail yang akan menjalankan perintah Tuhan untuk melindunginya.



Ke Empat adalah Malaikat Ijroil. Malaikat Maut yang dipercaya sebagai yang bertanggung jawab akan Kematian. Kehadirannya amat ditakuti Manusia.. Jika ajal telah tiba maka ia akan Me wafatkan manusia sesuai waktunya.

Dalam konsep sedulur papat Malaikat maut ini ternyata saudara Manusia sendiri bukan orang lain dan ia tidak akan menyalahi tugasnya bila seseorang belum sampai ajalnya dia tak akan mewafatkannya.. Dia hadir untuk meringankan penderitaan manusia, saudara sejati pasti melindungi bila yang bersangkutan selalu dijalan yang benar. Bayangkan bila manusia tidak bisa mati tetapi hidupnya menderita..? apa tidak tersiksa..? bayangkan bila ada orang yang mau mati aja sulitnya bukan main.. Nauzubillah..

Ijroil disebut sebagai kekuatan Tuhan yang berada didalam Darah, Dalam kehidupan sehari hari Ijroil bertugas untuk menjaga hati yang suci, Jika hati terjaga kesuciannya maka ketakutan akan hidup menderita dan kematian akan tak ada lagi.

Jika ajal telah sampai maka Ijroil mengorganisasi malaikat lainnya, mengorganisasi saudara saudara lainnya untuk mengakhiri hidupnya. Permana yang memberikan kekuatan pada sang Jiwa diangkat keluar tubuh, sehingga tubuh tak dapat lagi dikendalikan oleh jiwa. Ruh penyambung hidup kita lepas.. tubuh menjadi lunglai lak berdaya dan ini bentuk umum kematian bagi manusia.. loh kok gitu yaa..? Nah yang tidak umum yaaa.. bila Sang Diri Sejati manusia mampu memimpin saudara-saudaranya untuk melepaskan Jiwa manusia kealam Gaib. Orang demikian sudah mempu menyongsong kematiannya dengan benar, dia memberitahukan pada sanak dan saudaranya kapan kematiannya akan datang.

Semua saudara gaib ini sudah menjadi satu dengan tubuh kita, ketika dalam rahim sendiri-sendiri wujudnya. tapi ketika sang Bayi sudah lahir hanya ada satu wujud. Empat saudara kita tetap menyertai kita dalam wujud Ruh dan Tidak Kasat Mata.



Ada kutipan Ayat dalam Al-Quran yang perlu di simak.
" In Kullu nafsin lamma alayha hafizh" > 'Setiap diri niscaya ada penjaganya' Atau "Wa huwa al-qahir fawq iba'dih wa yusril alaykum hafazhah hatta idza ja'a ahadakum al-mawt tawaffathu rusuluna wahum la yufarrithun" >' Dialah yang berkuasa atas semua hambanya. Dan dia mengutus kepada kalian Penjaga-Penjaga untuk melindungimu. Jika seseorang sudah waktunya mati, maka utusan-utusan kami itu mewafatkannya tanpa keliru"

Simbolisasi Sedulur Papat Limo Pancer dalam Pewayangan
Semar sebagai pamomong keturunan Sapta Arga tidak sendirian. Ia ditemani oleh tiga anaknya, yaitu; Gareng, Petruk, Bagong. Ke empat abdi tersebut dinamakan Panakawan. Dapat disaksikan, hampir pada setiap pegelaran wayang kulit purwa, akan muncul seorang ksatria keturunan Saptaarga diikuti oleh Semar, Gareng, Petruk, Bagong. Cerita apa pun yang dipagelarkan, ke lima tokoh ini menduduki posisi penting. Kisah Mereka diawali mulai dari sebuah pertapaan Saptaarga atau pertapaan lainnya. Setelah mendapat berbagai macam ilmu dan nasihat-nasihat dari Sang Begawan, mereka turun gunung untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, dengan melakukan tapa ngrame. (menolong tanpa pamrih).

Dikisahkan, perjalanan sang Ksatria dan ke empat abdinya memasuki hutan. Ini menggambarkan bahwa sang ksatria mulai memasuki medan kehidupan yang belum pernah dikenal, gelap, penuh semak belukar, banyak binatang buas, makhluk jahat yang siap menghadangnya, bahkan jika lengah dapat mengacam jiwanya. Namun pada akhirnya Ksatria, Semar, Gareng, Petruk, Bagong berhasil memetik kemenangan dengan mengalahkan kawanan Raksasa, sehingga berhasil keluar hutan dengan selamat. Di luar hutan, rintangan masih menghadang, bahaya senantiasa mengancam. Berkat Semar dan anak-anaknya, sang Ksatria dapat menyingkirkan segala penghalang dan berhasil menyelesaikan tugas hidupnya dengan selamat.

Mengapa peranan Semar dan anak-anaknya sangat menentukan keberhasilan suatu kehidupan? Semar merupakan gambaran penyelenggaraan Illahi yang ikut berproses dalam kehidupan manusia. Untuk lebih memperjelas peranan Semar, maka tokoh Semar dilengkapi dengan tiga tokoh lainnya. Ke empat panakawan tersebut merupakan simbol dari cipta, rasa, karsa dan karya. Semar mempunyai ciri menonjol yaitu kuncung putih. Kuncung putih di kepala sebagai simbol dari pikiran, gagasan yang jernih atau cipta. Gareng mempunyai ciri yang menonjol yaitu bermata kero, bertangan cekot dan berkaki pincang. Ke tiga cacat fisik tersebut menyimbolkan rasa. Mata kero, adalah rasa kewaspadaan, tangan cekot adalah rasa ketelitian dan kaki pincang adalah rasa kehati-hatian. Petruk adalah simbol dari kehendak, keinginan, karsa yang digambarkan dalam kedua tangannya. Jika digerakkan, kedua tangan tersebut bagaikan kedua orang yang bekerjasama dengan baik. Tangan depan menunjuk, memilih apa yang dikehendaki, tangan belakang menggenggam erat-erat apa yang telah dipilih. Sedangkan karya disimbolkan Bagong dengan dua tangan yang kelima jarinya terbuka lebar, artinya selalu bersedia bekerja keras.

Cipta, Rasa, Karsa dan karya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Cipta, rasa, karsa dan karya berada dalam satu wilayah yang bernama pribadi atau jati diri manusia, disimbolkan tokoh Ksatria.
Gambaran manusia ideal adalah merupakan gambaran pribadi manusia yang utuh, dimana cipta, rasa, karsa dan karya dapat menempati fungsinya masing-masing dengan harmonis, untuk kemudian berjalan seiring menuju cita-cita yang luhur. Dengan demikian menjadi jelas bahwa antara Ksatria dan panakawan mempunyai hubungan signifikan. Tokoh ksatria akan berhasil dalam hidupnya dan mencapai cita-cita ideal jika didasari sebuah pikiran jernih (cipta), hati tulus (rasa), kehendak, tekad bulat (karsa) dan mau bekerja keras (karya).
Simbolisasi ksatria dan empat abdinya, serupa dengan 'ngelmu' sedulur papat lima pancer. Sedulur papat adalah panakawan, lima pancer adalah ksatriya.

Rabu, 23 Oktober 2013

Recognize Sedulur Papat Kalimo Pancer


The existence of the world we live in is not alone . Since the first time we are relegated to the natural world through the mother's womb , God had commanded the guards are always there for us to live in the natural world . And according to the commandment of the Lord , the guards it faithfully always be around us .


For Javanese people , especially people who understand about Kejawen , the presence of the guards known as " Sedulur Papat " . Anyone Sedulur Papat it ? Sedulur papat known people who understand Kejawen are :
1 . Kakang Crater ( amniotic water )
2 . Adhi Ari - Ari ( Ari - ari )
3 . Getih ( Blood )
4 . Navel ( navel )

Kakang Crater
Kakang called Crater is the amniotic fluid that transports the natural world we were born into this from the mother's womb . As we know , before the baby is born , the amniotic fluid will come out first in order to pave the way for the birth of the baby into this world . Because amniotic fluid ( crater ) out first , then the Javanese call it Big Brother / Kakang ( older brother ) , which until now known as Crater Kakang .

Adhi Ari - Ari
While the so-called adhi ari - ari - ari is ari baby itself. The order of birth of the baby is , the waters first , after the baby comes out and continued with the placenta . Because the placenta came after the baby is born, then the Javanese people usually know as Adhi / brother Ari - ari .

getih
Getih has meaning blood . In addition to the mother's womb the baby is protected by amniotic fluid , it is also protected by the blood . And the blood is flowing in the entire body of the baby is finally big and tangible as ours .

Puser
Puser term is a term for the umbilical cord that connects between a mother with a child in her womb . With the presence of the umbilical cord , what is eaten by the mother , then her son had also come to enjoy the food and stored in Ari - Ari . In addition , the belly button is also used by the baby to breathe . Therefore , the relationship between a mother and her son would have been more closely because of the cooperation to continue the descent neat . Everything was by the will of Allah Almighty Gusti .

When a baby was born into the world of a mother's womb , then all the elements that came out of the mother's body . The elements that are by Gusti Allah destined to keep any man on the face of this earth . So when people Kejawen until now recognize the prayer that you mention the invisible eyes in full the
" Kakang CRATER , ADHI - ARI ARI , getih , navel , KALIMO Pancer " .


Pancer
Then who is termed Pancer ? Termed Pancer it is the baby itself. That is, as a tangible human baby , then he pancer of all ' brothers saudara'nya unseen .

Mengenal Sedulur Papat Kalimo Pancer

Keberadaan kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Semenjak pertama kali kita diturunkan ke alam dunia lewat rahim ibu, Tuhan sudah menitahkan adanya penjaga-penjaga yang senantiasa mendampingi kita hidup di alam dunia. Dan sesuai dengan perintah Tuhan, para penjaga-penjaga itu dengan setia senantiasa berada di sekeliling kita.

Bagi orang Jawa, khususnya orang yang memahami tentang Kejawen, adanya para penjaga tersebut dikenal dengan sebutan “Sedulur Papat”. Siapa saja Sedulur Papat itu? Sedulur papat yang dikenal masyarakat yang memahami Kejawen adalah:
1. Kakang Kawah (Air Ketuban)
2. Adhi Ari-Ari (Ari-ari)
3. Getih (Darah)
4. Puser (Pusar)

Kakang Kawah
Yang disebut dengan Kakang Kawah adalah air ketuban yang menghantarkan kita lahir ke alam dunia ini dari rahim ibu. Seperti kita ketahui, sebelum bayi lahir, air ketuban akan keluar terlebih dahulu guna membuka jalan untuk lahirnya si jabang bayi ke dunia ini. Lantaran air ketuban (kawah) keluar terlebih dulu, maka masyarakat Kejawen menyebutnya Kakak/Kakang (saudara lebih tua) yang hingga kini dikenal dengan istilah Kakang Kawah.

Adhi Ari-Ari
Sedangkan yang disebut dengan adhi ari-ari adalah ari-ari jabang bayi itu sendiri. Urutan kelahiran jabang bayi adalah, air ketuban terlebih dulu, setelah itu jabang bayi yang keluar dan dilanjutkan dengan ari-ari. Karena ari-ari tersebut muncul setelah jabang bayi lahir, maka masyarakat Kejawen biasanya mengenal dengan sebutan Adhi/adik Ari-ari.

Getih
Getih memiliki arti darah. Dalam rahim ibu selain si jabang bayi dilindungi oleh air ketuban, ia juga dilindungi oleh darah. Dan darah tersebut juga mengalir dalam sekujur tubuh si jabang bayi yang akhirnya besar dan berwujud seperti kita ini.

Puser
Istilah Puser adalah sebutan untuk tali pusar yang menghubungkan antara seorang ibu dengan anak yang ada dalam rahimnya. Dengan adanya tali pusar tersebut, apa yang dimakan oleh sang ibu, maka anaknya pun juga ikut menikmati makanan tersebut dan disimpan di Ari-Ari. Disamping itu, pusar juga digunakan oleh si jabang bayi untuk bernapas. Oleh karena itu, hubungan antara ibu dengan anaknya pasti lebih erat lantaran terjadinya kerjasama yang rapi untuk meneruskan keturunan. Semuanya itu atas kehendak dari Gusti Allah Yang Maha Kuasa.

Ketika seorang jabang bayi lahir ke dunia dari rahim ibu, maka semua unsur-unsur itu keluar dari tubuh si ibu. Unsur-unsur itulah yang oleh Gusti Allah ditakdirkan untuk menjaga setiap manusia yang ada di muka bumi ini. Maka bila masyarakat Kejawen hingga kini mengenal adanya doa yang menyebut saudara yang tak tampak mata itu secara lengkap yaitu
“KAKANG KAWAH, ADHI ARI-ARI, GETIH, PUSER, KALIMO PANCER”.

Pancer
Lalu siapakah yang disebut dengan istilah Pancer? Yang disebut dengan istilah Pancer itu adalah si jabang bayi itu sendiri. Artinya, sebagai jabang bayi yang berwujud manusia, maka dialah pancer dari semua ‘saudara-saudara’nya yang tak tampak itu.

Sultan Royal Palace wedding traditions need to be preserved

Yogyakarta ( ANTARA News ) - Rector of Paramadina University Anies Baswedan said grand wedding traditions Ngayogyakarta Palace needs to be preserved as part of cultural heritage .

 " I need to see this tradition continue to be perpetuated , " said anies Panggih after attending the ceremony or meeting invitations manten Puteri lane X , GKR Hayu with KPH Notonegoro in Yogyakarta on Tuesday .

By anies , in the tradition of preservation efforts Ngayogyakarta Palace now constantly packed with expressions that have adapted to modern life .

" All of this ( wedding procession ) is an expression of culture in contemporary packaging . I feel proud Sultan of Yogyakarta we celebrate his daughter's marriage with a noble tradition ," he said .

Anies assessing the bride and groom after the wedding procession will carry live the glorious burden . The couple should keep the name as both a son and a daughter of King Ngayogyakarta Palace .

" They have to continue to maintain the good name of the palace . And I think that they will exert load properly , " he said .

Anies hoping sacred atmosphere in every marriage procession is carried out in the grand journey of life describes the glory of the bride and groom ahead .

" The sacred atmosphere hopefully portray the noble journey of their lives , " he said .

Panggih ceremony after the bride and groom , and KPH Notonegoro Hayu GKR has done a procession ceremony on Tuesday morning , making it officially became husband and wife .

In a series of Yogyakarta palace grand wedding ceremony was also attended by the President and Vice President together ministers , parliament, the Assembly , the DPD as well as hundreds of other VIP invitees .

Daughter of the King of Yogyakarta cleansing ceremony

Sindonews.com - grand wedding procession spray fourth daughter of Sultan HB X , GKR Hayu with KPH Notonegoro take solemn . The procession was delayed approximately 50 minutes . However , the bride and groom managed to undergo the ritual.

Water used to spray , derived from seven springs that exist in the Sultanate of Yogyakarta Palace . The seven springs it is a tradional Ward sekar Kedhaton , Dalem Regol Manikhantoyo , Dalem Ward Sweet , Regol Dalem Gate , Dalem Regol Kasatriyan , Dalem Kasatriyan Kilen , and Gadri Kagungan Kasatriyan Dalem .

Chairman of the Organizing Committee at the Wedding Procession Keraton Yogyakarta Sultanate KRT Yuda said , the fountain symbolizes the seven directions . " The bride and groom in later life get guidance and help from God , " he said to reporters , Monday ( 10/21/2013 ) .

Seven springs before the bride poured setaman sprinkled flower . GKR Hemas is first flushed to the bride . After the throw water , GKR Hemas Mangir incised into the body with a variety of colors Hayu GKR .

The color yellow symbolizes glory , blue symbolizes the power of the soul , white symbolizes pure and unseen . Spray then performed elder palace which is also the brother of Sultan HB X , BGRAy Murdokusumo . Brother Sultan HB X , Bray Purboyo also do spray to GKR Hayu . People who do spray is always an odd number .

Yudho Hadiningrat added , people who do spray is always an odd number as a form of recognition and sign any shortcomings . " It's a symbol that we acknowledge any shortcomings , " he added .

Last procession of the water spray is giving klenthing . Water for ablution of Nyai Kangjeng Raden penghoeloe Dipodinigrat to GKR Hayu . Klenthing then solved by GKR Hemas that the prestige or the charm out of the bride .

GBRAy Murdokusumo said , broke broke klenthing as a symbol of prestige , the release of the charm of the bride . Expected bride more beautiful and manglingi . " To be more beautiful and makes everyone do not know because it was so beautiful , " he said .